Nongkrong Asyik di Probolinggo: Kafe Ini Punya Menu Palugada yang Bikin Nagih!

Table of Contents

Probolinggo tuh makin seru aja ya! Sekarang udah banyak banget pilihan tempat buat nongkrong atau sekadar santai sambil ngopi dan ngemil. Mau tempat yang hits ala kekinian atau yang suasananya vintage kayak zaman dulu, semua ada. Jadi, nggak perlu bingung lagi deh kalau mau ngajak teman, pacar, atau keluarga buat hangout. Tinggal pilih aja mau ke mana, tergantung mood dan selera.

Tempat-tempat baru ini tentunya punya daya tarik masing-masing, terutama dari segi menu makanannya. Nah, ada satu tempat nih yang lagi rame dibicarain di Probolinggo. Lokasinya ada di Jalan Pahlawan, Kecamatan Kanigaran. Tempat ini menawarkan konsep yang beda dan bikin penasaran banget. Bukan cuma kafe biasa, tapi all-in-one gitu!

Konsep Unik: Eatery, Bakery, dan Cafe dalam Satu Atap (Palugada!)

Jangan kaget kalau denger nama tempat ini. Mereka nggak cuma nyebut diri mereka kafe, tapi punya tiga sebutan sekaligus: Eatery, Bakery, dan Café. Unik banget kan? Saking lengkapnya, orang-orang sampe ngasih julukan Palugada! Yap, bener banget, Palugada itu singkatan dari “Apa Lu Mau, Gua Ada”. Julukan ini emang pas banget sih buat gambarin tempat ini.

Makanya, begitu masuk ke sini, jangan harap cuma nemu menu kopi dan kue-kue aja. Sesuai namanya yang Palugada, tempat ini beneran nyediain macem-macem banget. Dari mulai makanan berat khas Indonesia yang bikin kangen masakan rumah, sampe Chinnesse food yang gurihnya pas di lidah. Belum lagi urusan per-roti-an dan per-kue-an. Ada kue tradisional yang rasanya otentik, sampe pastry modern yang baru aja keluar dari oven alias fresh from the oven.

Nongkrong Asyik di Probolinggo Kafe Ini Punya Menu Palugada

Apa Saja yang Ada di Palugada Ini?

Konsep Palugada ini beneran diwujudkan secara serius di sini. Kamu bisa nemu menu sarapan ringan, makan siang berat, sampe camilan sore dan makan malam lengkap. Bayangin aja, dalam satu tempat, kamu bisa pesan Nasi Goreng yang lezat, terus lanjut nyemil Croissant hangat, dan ditutup dengan Kopi Susu yang creamy. Atau mungkin kamu lagi pengen Chinnesse food kayak Ifu Mie atau Nasi Capcay, sambil ngopi santai. Semuanya ada.

Bagian Eatery-nya menyediakan berbagai hidangan utama. Mulai dari menu lokal yang familiar di lidah, seperti Ayam Geprek, Nasi Campur, atau Mie Goreng. Ada juga pilihan Chinnesse food yang nggak kalah menggugah selera, seperti Kwetiau Goreng, Fu Yung Hai, atau Sup Asparagus. Pilihan menu di sini beneran bikin pusing kepala saking banyaknya dan kelihatan enak semua!

Sementara itu, area Bakery-nya juga nggak main-main. Deretan roti dan kue tertata rapi di etalase, wanginya semerbak ke seluruh ruangan. Ada berbagai jenis roti manis dan tawar, donat dengan aneka topping, kue-kue tradisional seperti Bolu Kukus atau Kue Lumpur, hingga pastry khas Eropa seperti Croissant, Pain au Chocolat, atau Danish Pastry. Semua dibuat fresh setiap hari, jadi rasanya udah pasti terbaik.

Nah, buat yang cuma pengen santai sambil ngopi atau ngeteh, area Café-nya siap memanjakan kamu. Pilihan kopinya beragam, mulai dari espresso based classic seperti Americano, Cappuccino, dan Latte, sampai kopi manual brew atau racikan signature mereka. Ada juga pilihan minuman non-kopi seperti teh, cokelat, atau jus buah segar. Area kafe ini biasanya jadi tempat favorit buat yang mau kerja pakai laptop atau sekadar ngobrol santai.

Inspirasi dari Usaha Katering

Konsep Palugada ini ternyata lahir dari pengalaman sang pemilik, Kiki Bunga (31 tahun), yang sebelumnya udah punya usaha katering. Biasanya, usaha katering itu kan melayani pesanan dalam jumlah besar, misalnya buat acara pernikahan, rapat, atau gathering perusahaan. Tapi, Kiki sering dapet pesanan dalam jumlah yang nggak terlalu besar, misalnya di bawah 100 porsi.

Dari situ, Kiki kepikiran ide brilian. Kenapa nggak bikin tempat makan aja yang bisa diakses sama siapa aja, bahkan buat yang cuma mau beli satu porsi atau satu potong kue aja? Jadilah dia menggabungkan konsep kateringnya ke dalam bentuk kafe, eatery, dan bakery sekaligus.

“Biar semua orang bisa nyobain. Kalau katering kan harus dengan jumlah besar, jadi dibuat eatery dan bakery dan cafe aja deh,” kata Kiki. Dengan begitu, pelanggan setianya yang butuh pesanan kecil tetap bisa menikmati masakannya, dan orang-orang baru juga punya kesempatan buat nyobain berbagai menu andalannya tanpa harus pesan dalam jumlah banyak. Ini win-win solution banget!

Sentuhan Personal dari Sang Owner, Kiki Bunga

Yang bikin tempat ini makin spesial adalah sentuhan personal dari Kiki sendiri. Hampir semua menu yang ada di sini adalah hasil kreasi dan pengembangan dari Kiki. Dia nggak cuma duduk manis di belakang meja, tapi bener-bener turun tangan langsung.

Riset Mendalam untuk Setiap Menu

Kiki punya prinsip kalau bikin menu itu nggak boleh asal. Khusus untuk menu-menu tradisional atau khas daerah tertentu, Kiki bahkan nggak ragu buat langsung pergi ke daerah asal makanan itu. Tujuannya cuma satu: buat belajar langsung resep otentik dan cara masaknya yang bener. Jadi, pas disajikan di kafenya, rasa makanannya tuh udah pasti ngepas dan sesuai sama aslinya. Ini bukti totalitas banget dalam menyajikan yang terbaik buat pelanggan.

Misalnya nih, kalau dia mau bikin menu rendang, dia bisa aja pergi ke Sumatera Barat buat nyicipin langsung dan ngobrol sama ahlinya di sana. Atau kalau mau bikin Coto Makassar, dia rela terbang ke Makassar buat nyari tahu rahasia bumbu Coto yang bikin nagih. Dedikasi kayak gini yang bikin Kiki begitu optimistis sama cita rasa semua menu yang dia sajikan. Apalagi untuk pastry dan kue-kue yang dia buat sendiri, udah pasti levelnya beda!

Pengalaman Melayani Tokoh Penting

Selain riset dan pengembangan menu, pengalaman Kiki di dunia kuliner juga nggak main-main. Dia cerita kalau punya pengalaman yang nggak terlupakan, yaitu pernah menyiapkan hidangan buat Presiden Jokowi! Kejadiannya waktu itu di tahun 2019, pas Bapak Presiden lagi kunjungan kerja ke Kabupaten Probolinggo.

“Senang akhirnya bisa mendapat pengalaman menyediakan hidangan untuk RI 1 saat itu. Dari situ kalau ada pejabat kunjungan saya sering dikontak untuk menyiapkan hidangan untuk mereka,” kenangnya. Pengalaman melayani tamu penting negara ini pastinya ngasih pelajaran berharga banget buat Kiki soal standar kualitas, kebersihan, dan hospitality. Nggak heran kalau pelayanannya di kafe ini juga jadi prima. Pengalaman ini juga jadi semacam ‘sertifikasi’ nggak langsung bahwa kualitas masakannya emang udah teruji di level tertinggi.

Desain Interior Bernuansa Eropa Modern

Selain menu Palugada dan kualitas masakan yang terjamin, daya tarik lain dari tempat ini adalah desain interiornya. Kiki sengaja mengonsep tempatnya ini dengan gaya bangunan ala-ala Eropa. Tujuannya biar kelihatan simple, modern, tapi tetep clean dan nyaman buat berlama-lama.

Jendela Besar dan Pencahayaan Alami

Salah satu ciri khas bangunan gaya Eropa modern yang diadopsi di kafe ini adalah penggunaan jendela-jendela besar. Nggak cuma bikin tampilan luar jadi megah, jendela besar ini punya fungsi penting buat pencahayaan di dalam ruangan. Dengan jendela yang lebar dan tinggi, cahaya matahari bisa masuk dengan leluasa ke dalam kafe.

Hasilnya? Ruangan di dalam kafe jadi terang benderang secara alami, nggak bergantung penuh sama lampu. Ini bikin suasana jadi lebih hidup, hangat, dan inviting. Selain itu, pencahayaan alami juga bikin mata nggak cepet lelah kalaupun harus kerja atau baca buku di sini. Kamu bisa duduk di dekat jendela sambil menikmati kopi hangat dan cahaya matahari sore yang masuk. Cozy banget!

Kombinasi Warna Putih dan Teracotta yang Mencolok

Gaya bangunan Eropa modern emang identik sama warna-warna netral, terutama putih. Nah, di kafe ini, Kiki sengaja ngasih sentuhan warna yang agak beda biar nggak plain banget. Dia memadukan warna putih yang dominan dengan warna teracotta. Teracotta ini semacam warna bata merah kecoklatan gitu, tapi dengan tone yang lebih hangat dan earthy.

Kombinasi putih dan teracotta ini ternyata eye-catching banget. Warna putih memberikan kesan bersih, luas, dan minimalis. Sementara itu, warna teracotta ngasih sentuhan hangat, cozy, dan sedikit sentuhan rustic atau tradisional. Perpaduan ini bikin kafe jadi kelihatan modern tapi tetep terasa nyaman dan homey.

Selain alasan estetika, Kiki juga punya alasan khusus kenapa memilih warna teracotta yang cukup ‘gonjreng’ ini. Warna teracotta ini sengaja dipakai buat character kafe tersebut dan juga buat nunjukin eksistensinya.

Alasan Pemilihan Lokasi dan Warna

Lokasi kafe ini memang agak unik. Dia ada di pusat kota, tapi letaknya di jalur satu arah. Nah, jalur satu arah ini kadang bikin orang yang lewat jadi nggak terlalu notice atau gampang kelewatan kalau nggak ada sesuatu yang menarik perhatian. Karena itu, Kiki mikir keras gimana caranya biar tempatnya gampang dilihat dan diingat orang.

“Sehingga saya berpikir orang tidak akan notice kalau tidak gonjreng. Jadi saya pilih warna terang,” lanjut Kiki. Warna teracotta yang agak mencolok dipadukan dengan putih bersih jadi kombinasi yang pas buat menarik perhatian orang yang lewat di jalan satu arah itu. Begitu ngelihat bangunan dengan kombinasi warna ini, orang langsung tahu kalau itu tempat kafe yang unik dan beda dari yang lain. Strategi visual ini ternyata cukup efektif.

Lebih dari Sekadar Tempat Makan

Dengan konsep Palugada dan desain yang nyaman, kafe ini jadi lebih dari sekadar tempat buat makan atau ngopi. Sering banget tempat ini dijadiin pilihan buat berbagai macam aktivitas selain sekadar nongkrong.

Tempat Favorit untuk Berbagai Aktivitas

Banyak pelanggan yang datang ke sini bukan cuma buat mengisi perut, tapi juga buat ngerjain tugas, meeting kecil sama rekan kerja, arisan bareng teman-teman, atau bahkan ngadain acara keluarga yang santai. Suasananya yang tenang, fasilitas Wi-Fi yang kenceng, dan colokan listrik yang tersedia di banyak tempat bikin tempat ini pas banget buat working space sementara.

Meja-meja yang tersedia juga beragam, ada yang buat sendiri, buat berdua, sampe meja besar yang muat buat rombongan. Ini bikin kafe ini fleksibel buat segala macem kebutuhan, mulai dari yang mau me time sampe yang mau ngumpul rame-rame. Nggak heran kalau di jam-jam sibuk, tempat ini selalu ramai dengan berbagai macam aktivitas.

Menarget Pasar Pekerja dan Keluarga

Kiki bilang, sebetulnya target pasar utama tempat ini memang para pekerja dan keluarga. Pekerja yang butuh tempat nyaman buat work from cafe atau meeting santai, atau keluarga yang cari tempat makan lengkap dengan suasana nyaman buat kumpul-kumpul.

Makanya, menu yang disediain juga disesuaikan sama selera umum dan kebutuhan pasar ini. Ada menu berat buat makan siang atau malam keluarga, ada camilan dan kopi buat nemenin kerja, ada juga kue-kue yang cocok buat dibawa pulang atau dinikmati bareng. Karena targetnya pekerja dan keluarga, Kiki sadar kalau kafe ini mungkin nggak terlalu sering didatangi sama anak sekolah atau remaja. Tapi itu nggak masalah, yang penting target utama mereka terlayani dengan baik dan merasa nyaman di sini.

Contoh Menu Populer (Bisa Dicoba!)

Meskipun nggak disebutkan spesifik di artikel asli, berdasarkan konsep Palugada yang super lengkap, ini dia beberapa contoh menu yang mungkin jadi favorit di kafe ini (sekadar ilustrasi berdasarkan deskripsi Eatery, Bakery, Cafe):

  • Nasi Goreng Spesial: Nasi goreng dengan bumbu khas, lengkap dengan telur, ayam/udang, dan kerupuk.
  • Kwetiau Sapi Lada Hitam: Kwetiau goreng dengan potongan daging sapi empuk dan saus lada hitam yang kaya rasa.
  • Ayam Bakar Madu: Ayam bakar dengan bumbu madu yang meresap, disajikan dengan nasi hangat dan lalapan.
  • Sup Krim Jamur: Sup kental dengan potongan jamur segar, pas buat menghangatkan badan.
  • Croissant Butter: Pastry renyah dengan aroma butter yang menggoda, paling enak dinikmati hangat.
  • Pain au Chocolat: Croissant dengan isian cokelat di dalamnya.
  • Bolu Pandan Keju: Bolu kukus tradisional dengan rasa pandan dan taburan keju parut.
  • Donat Gula Halus: Donat empuk ditaburi gula halus, camilan klasik yang selalu enak.
  • Kopi Susu Gula Aren: Minuman kopi kekinian favorit, perpaduan espresso, susu segar, dan gula aren otentik.
  • Cappuccino: Kopi klasik dengan foam susu tebal di atasnya.
  • Matcha Latte: Minuman teh hijau Jepang dengan susu, disajikan hangat atau dingin.
  • Es Jeruk Segar: Minuman segar dari perasan jeruk asli.

Bayangin deh, banyak banget kan pilihannya? Kamu bisa dateng berkali-kali dan nyobain menu yang berbeda setiap saat tanpa kehabisan ide!

Diagram Konsep Palugada

Supaya makin kebayang gimana konsep Palugada ini bekerja, coba lihat diagram sederhana ini:

mermaid graph TD A[Usaha Katering Kiki Bunga] --> B{Ide Baru}; B --> C[Kafe Eatery Bakery]; C --> D[Eatery]; C --> E[Bakery]; C --> F[Café]; D -- Makanan Indonesia & Chinese --> G[Pelanggan]; E -- Roti & Pastry --> G; F -- Kopi & Minuman --> G; G -- Merasa Puas & Kembali Lagi --> C; C -- Konsep "Palugada" --> H[Dikenal Luas];
Diagram ini menunjukkan bagaimana ide dari usaha katering berkembang menjadi konsep tiga-dalam-satu (Eatery, Bakery, Cafe) yang kemudian dikenal sebagai Palugada oleh pelanggan, dan bagaimana masing-masing bagian memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam.

Tabel Contoh Menu Berdasarkan Kategori

Untuk memberikan gambaran lebih jelas lagi tentang variasi menu, ini dia tabel contoh menu berdasarkan kategorinya:

Kategori Jenis Makanan/Minuman Contoh Menu (Ilustrasi)
Eatery Makanan Berat (Indonesian & Chinese) Nasi Goreng, Kwetiau, Ayam Geprek, Capcay
Bakery Roti, Kue Tradisional, Pastry Croissant, Donat, Bolu Kukus, Danish
Café Kopi, Minuman Non-Kopi, Snack Kopi Susu, Latte, Matcha, Es Jeruk, Kentang Goreng

Tabel ini memudahkan kita melihat betapa luasnya cakupan menu yang ditawarkan di tempat Palugada ini. Dari makanan berat sampe sekadar ngopi dan ngemil, semuanya ada.

Yuk, Cobain Langsung!

Gimana? Makin penasaran kan sama kafe Eatery Bakery yang Palugada ini di Probolinggo? Buat kamu yang lagi nyari tempat nongkrong yang beda, nyaman, dan punya pilihan menu yang super lengkap, tempat ini wajib banget masuk wishlist. Kamu bisa dateng sendiri buat me time sambil kerja, ajak teman buat ngopi santai, atau ajak keluarga besar buat makan bareng. Dijamin nggak bakal kehabisan pilihan menu dan bakal betah berlama-lama di sini.

Kalau kamu udah pernah ke sini, cerita dong pengalamanmu di kolom komentar di bawah! Menu apa yang paling kamu suka? Atau mungkin ada tips tempat duduk favoritmu? Yuk, berbagi pengalaman biar teman-teman lain makin yakin buat datang!

Posting Komentar