Siap Sambut Zulhijah? Ini Contoh Khutbah Jumat yang Inspiratif!

Table of Contents

Siap Sambut Zulhijah? Ini Contoh Khutbah Jumat yang Inspiratif!

Bulan suci Zulhijah 1446 Hijriah sebentar lagi tiba! Menurut prediksi pemerintah dan banyak organisasi Islam di Indonesia, awal Zulhijah bakal jatuh sekitar tanggal 28 Mei 2025. Ini kabar gembira buat kita semua, umat Islam, karena bulan ini penuh banget sama keberkahan dan kesempatan emas buat ngumpulin pahala sebanyak-banyaknya.

Hari Jumat itu spesial, ya. Di hari yang berkah ini, kita dikumpulin sama Allah SWT buat sholat Jumat. Ini momen penting buat ngingetin diri, ngencengin ibadah, dan nge-charge keimanan kita. Pas banget nih, momentum Jumat menjelang Zulhijah ini bisa kita manfaatin buat siap-siap nyambut bulan istimewa yang di dalamnya ada ibadah-ibadah keren kayak puasa Arafah, sholat Idul Adha, sampai kurban.

Allah sendiri yang nyuruh kita berkumpul buat sholat Jumat, ini bukti ketaatan kita sebagai hamba-Nya. Dalam Al-Qur’an, surat Al-Jumu’ah ayat 9, Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Arab latin: Yā ayyuhal-lażīna āmanū iżā nūdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu’ati fas’au ilā żikrillāhi wa żarul-bai’(a), żālikum khairul lakum in kuntum ta’lamūn(a).

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila (seruan) untuk melaksanakan salat pada hari Jumat telah dikumandangkan, segeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Nah, dalam rangkaian sholat Jumat ini, khutbah itu punya peran krusial banget. Ini bukan cuma sekadar dengerin ceramah, tapi momen buat ngingetin jemaah biar makin takwa, makin semangat ngamalin nilai-nilai baik, dan makin peduli sama sekitar. Makanya, materi khutbah Jumat menjelang Zulhijah itu penting banget buat nyiapin mental dan spiritual umat.

Materi Khutbah Jumat Menyambut Zulhijah

Berikut ini ada dua contoh materi khutbah Jumat yang disusun sama Al Ustadz Al Habib Sholeh bin Ahmad Al ‘Aydrus. Khutbah ini pas banget buat disampein di hari Jumat menjelang masuknya bulan Zulhijah.

1. Meraih Keutamaan di Bulan Zuhijah

KHUTBAH PERTAMA

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ لَنَا مَوَاسِمَ لِلطَّاعَاتِ، وَرَفَعَ فِيهَا الدَّرَجَاتِ، وَنَشْهَدُ أَن لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَنَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَن تَبِعَهُ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

Amma ba’du,

Saudara-saudara kaum muslimin rahimakumullah, mari kita terus menerus meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Takwa ini wujudnya ya menjalankan semua perintah-Nya dan ngejauhin segala larangan-Nya. Allah SWT udah ngingetin kita banget soal takwa ini dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 102:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa, dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Muslim.”

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Kita sekarang ini lagi ada di ambang pintu salah satu bulan yang super spesial, namanya bulan Zulhijah. Bulan ini tuh kayak hadiah dari Allah buat kita, umat Islam. Di bulan ini, Allah ngasih kesempatan gede banget buat kita ngumpulin pahala, ningkatin ibadah, dan meraih keutamaan yang mungkin nggak ada di bulan lain.

Rasulullah SAW sendiri pernah bersabda tentang sepuluh hari pertama di bulan ini:

“Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih dicintai oleh Allah selain dari sepuluh hari pertama Zuhijah.”

Saking istimewanya, para sahabat nanya, “Tidak juga jihad di jalan Allah, ya Rasulullah?” Nabi jawab, “Tidak juga jihad, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali lagi (syahid).” (HR. Bukhari)

Bayangin, amal shalih di sepuluh hari pertama Zulhijah itu nilainya bisa ngalahin jihad, kecuali jihad yang sampe kehilangan nyawa dan harta. Ini nunjukkin betapa gede dan bernilainya setiap amal kebaikan yang kita lakuin di hari-hari awal Zulhijah. Jadi, jangan sampe kelewatan momen emas ini ya!

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Ada banyak banget amalan yang dianjurin buat kita lakuin di bulan Zulhijah, khususnya di sepuluh hari pertamanya. Ini kesempatan buat “ngebut” ibadah:

Puasa Arafah

Buat kita yang nggak lagi nunaikan ibadah haji, puasa di tanggal 9 Zulhijah (hari Arafah) itu sangat dianjurkan. Kenapa? Karena pahalanya luar biasa. Rasulullah SAW bilang:

“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Masya Allah! Dua tahun dihapuskan dosanya cuma dengan puasa sehari. Hari Arafah ini juga jadi hari di mana Allah paling banyak membebaskan hamba-hamba-Nya dari api neraka. Jadi, ini bukan cuma soal puasa, tapi juga momen buat banyakin doa, taubat, dan berharap ampunan dari Allah.

Setelah puasa Arafah, besoknya kita merayakan Hari Raya Idul Adha di tanggal 10 Zulhijah. Sholat ‘Id pada hari itu hukumnya sunnah muakkadah, artinya sangat ditekankan. Sholat ini jadi salah satu bentuk syukur kita kepada Allah atas semua nikmat yang udah dikasih, termasuk nikmat umur, kesehatan, dan kesempatan buat beramal.

Dalam surah Al-Kautsar ayat 2, Allah menghubungkan sholat dan kurban:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya: “Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”

Ayat ini nunjukkin pentingnya sholat (khususnya sholat Idul Adha) dan ibadah kurban di hari raya ini. Keduanya adalah wujud penghambaan kita kepada Allah SWT.

Menyembelih Hewan Kurban

Bagi yang punya rezeki lebih, ibadah kurban itu sangat dianjurkan. Menyembelih hewan kurban bukan cuma tradisi, tapi ini adalah bentuk taqarrub (mendekatkan diri) kita kepada Allah. Ibadah kurban ini juga mengajarkan kita buat berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama mereka yang kurang beruntung.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban…”

Rasulullah melanjutkan, “Sesungguhnya hewan kurban itu kelak akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya, dan pahalanya diterima oleh Allah sebelum darahnya jatuh ke tanah. Maka berbahagialah kalian dengannya.” (HR. Tirmidzi)

Hadits ini bener-bener bikin semangat buat berkurban, ya! Bayangin, hewan kurban kita nanti jadi saksi dan pemberat amal baik kita di Hari Akhir. Dan pahalanya langsung nyampe ke Allah bahkan sebelum darahnya netes ke tanah. Masya Allah.

Jemaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Bulan Zulhijah ini adalah pengingat buat kita semua. Pengingat bahwa waktu itu berharga, dan setiap muslim harus terus berupaya jadi lebih baik dari hari ke hari. Gunakan sepuluh hari pertama Zulhijah ini buat bener-bener fokus ibadah. Pertebal iman, tumbuhkan rasa cinta sama Allah, perbanyak dzikir, baca Al-Qur’an, sedekah, bantu orang lain, dan amalan shalih lainnya. Jangan sampe lewat gitu aja.

Semoga Allah kasih kita kemudahan dan kekuatan buat ngisi hari-hari Zulhijah nanti dengan amalan-amalan terbaik. Semoga semua ibadah kita diterima dan jadi bekal kita di akhirat kelak.

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الَّذِينَ اسْتَبْشَرُوا بِرَحْمَتِكَ، وَنَالُوا مَغْفِرَتَكَ، وَنَجَوْا مِنَ نَارِكَ، وَدَخَلُوا جَنَّتَكَ. آمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

2. Keutamaan Zuhijah dan Hikmah Kurban

KHUTBAH PERTAMA

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ الزّمَانَ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ وَالَليَالِي بِمَزَايَا وَفَضَائِلَ يُعَظَّمُ فِيْهَا الأَجْرُ والحَسَنَاتُ. أَشْهَدُ أَن لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الدَّاعِي بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ فِي أَنْحَاءِ البِلَادِ.

Amma ba’du,

Faya ayyuhan naas, ittaqullaha ta’ala bifilith tha’at. Saudara-saudara seiman, mari kita tingkatkan terus ketakwaan kita kepada Allah SWT. Caranya gimana? Ya, dengan menjalankan semua perintah-Nya dan ngejauhin semua yang dilarang-Nya. Allah udah nyampein dalam Al-Qur’an kalau jumlah bulan itu ada dua belas, dan di antara bulan-bulan itu, ada empat bulan yang diharamkan buat berperang. Ini nunjukkin betapa Allah ngasih keistimewaan dan kesucian pada waktu-waktu tertentu.

Bulan Zulhijah ini punya keutamaan yang gede banget. Gimana nggak gede, ini bulannya orang-orang Islam dari seluruh dunia berkumpul buat nunaikan ibadah haji, salah satu rukun Islam yang paling utama! Selain ibadah haji, sepuluh hari pertama Zulhijah itu waktu yang penuh berkah. Doa-doa kita katanya lebih mustajab, dan setiap amalan shalih yang kita lakuin dilipatgandakan pahalanya.

Allah sendiri sampai bersumpah dengan waktu-waktu ini dalam Al-Qur’an surat Al-Fajr ayat 1-2:

وَالْفَجْرِ
وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Artinya: “Demi waktu fajar, dan malam-malam yang sepuluh.”

Para ulama ada yang beda pendapat soal makna “malam-malam yang sepuluh” ini. Ada yang bilang itu sepuluh malam terakhir Ramadhan, ada juga yang bilang sepuluh malam pertama Muharram. Tapi, banyak ulama besar kayak Imam Suyuthi meyakini kalau yang dimaksud itu adalah sepuluh malam pertama bulan Zulhijah. Ini makin menegaskan betapa istimewanya hari-hari awal Zulhijah.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Puncak dari bulan Zulhijah adalah Hari Raya Idul Adha. Di hari yang mulia itu, Rasulullah SAW pernah menyampaikan khutbah yang sangat mendalam dan bermakna. Beliau mengingatkan umatnya tentang hal-hal fundamental dalam Islam, salah satunya adalah soal kesucian darah, harta, dan kehormatan manusia. Nabi SAW menyamakannya dengan kesucian hari, bulan, dan tempat yang mulia.

Nabi bersabda waktu itu:

“Wahai manusia, hari apakah ini?” Mereka menjawab: “Hari haram.”
“Wahai manusia, di mana kalian berada?” Mereka menjawab: “Di tanah haram (Makkah).”
“Wahai manusia, bulan apa ini?” Mereka menjawab: “Bulan haram (Zulhijah).”
(HR Bukhari)

Dari khutbah singkat tapi padat ini, kita bisa ambil beberapa pelajaran penting:

Pertama, sebagai pemimpin umat, wajib hukumnya buat terus ngingetin dan ngebimbing jemaahnya. Khususnya buat memaknai dan ngejaga kesucian hari dan bulan yang istimewa dengan perbanyak amalan baik. Jangan sampe hari dan bulan mulia lewat begitu aja tanpa diisi dengan ibadah yang berkualitas.

Kedua, khutbah itu secara nggak langsung juga ngajarin kita tentang pentingnya cinta tanah air. Gimana nggak? Nabi Muhammad SAW itu cinta banget sama Makkah dan Madinah. Kecintaan pada tempat lahir dan tinggal itu fitrah manusia, dan Islam mengakui itu. Kita juga harus cinta sama negeri kita, Indonesia, dan ikut berkontribusi buat kebaikannya.

Ketiga, Islam itu agama damai yang menjunjung tinggi banget yang namanya hak asasi manusia. Kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan buat menyembelih putranya, Nabi Ismail AS, tapi kemudian diganti sama hewan kurban, itu adalah bukti. Islam nggak pernah ngehalalin kekerasan atau pelanggaran hak asasi. Yang ditekankan adalah ketaatan total kepada perintah Allah, sekalipun perintah itu berat buat akal manusia.

Ibadah kurban sendiri ngasih banyak pelajaran berharga buat kita. Kurban ngajarin kita soal pengorbanan. Butuh pengorbanan harta, tenaga, dan niat ikhlas buat ngelaksanainnya. Kurban juga ngajarin ketaatan mutlak sama perintah Allah, kayak Nabi Ibrahim dan Ismail. Terakhir, kurban itu ngajarin kepedulian sosial. Daging kurban kan dibagikan, salah satunya buat fakir miskin dan yang membutuhkan. Ini ngurangin kesenjangan dan ngeratin tali silaturahmi.

Dengan semangat Idul Adha dan ibadah kurban ini, mari kita jadikan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam). Wujudkan kedamaian, kasih sayang, dan keadilan di negeri kita tercinta. Manfaatkan bulan Zulhijah ini buat introspeksi, ningkatin ibadah, dan makin peduli sama sesama.

KHUTBAH KEDUA

Segala puji hanya milik Allah atas segala nikmat dan karunia-Nya yang tiada terhingga. Kita bersyukur masih diberi kesempatan buat berkumpul di hari Jumat yang berkah ini. Aku bersaksi tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad SAW adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada beliau, keluarganya, para sahabatnya yang mulia, serta semua orang yang setia ngikutin petunjuk beliau sampe hari kiamat.

Saudara-saudara, mari kita terus berusaha keras buat jadi orang yang bertakwa kepada Allah, dengan menjalankan semua perintah-Nya dan ngejauhin larangan-Nya. Allah udah nyuruh kita buat berbuat adil, berbuat kebajikan, dan ngasih kepada kerabat. Dia juga melarang kita berbuat keji, kemungkaran, dan permusuhan. Intinya, Islam itu agama yang ngajarin kebaikan dan ngelarang keburukan.

Dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 56, Allah mengingatkan kita tentang pentingnya bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Arab latin: Innallāha wa malā`ikatahụ yuṣallụna ‘alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna āmanụ ṣallụ ‘alaihi wa sallimụ taslīmā.

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan.”

Mari kita perbanyak doa di hari Jumat yang mustajab ini. Mohon sama Allah biar negeri kita, Indonesia, selalu dilindungi dari bencana, wabah, fitnah, dan segala keburukan. Semoga Allah ngasih kita semua kebaikan di dunia maupun di akhirat, dan ngejauhin kita dari siksa api neraka.

Hari ini, dalam momentum menyambut Zulhijah dan nanti merayakan Idul Adha, mari kita makin kuatin iman kita. Belajar dari kesabaran dan ketaatan luar biasa dari Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Mari juga kita perkuat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim) dan rasa cinta kita sama tanah air. Dengan begitu, kita bisa jadi umat yang nggak cuma taat beribadah, tapi juga punya peran aktif buat ngejaga kedamaian dan kemajuan bangsa ini.

Ingat selalu, perbanyak dzikir (mengingat) Allah. Dzikir itu sumber kekuatan, ketenangan hati, dan keberkahan dalam hidup kita.


Yuk, siap-siap sambut bulan Zulhijah dengan hati yang bersih dan niat yang tulus! Bulan ini kesempatan emas buat kita semua. Jangan lupa manfaatin sepuluh hari pertama Zulhijah buat ngebut ibadah ya.

Gimana nih persiapan teman-teman buat menyambut bulan Zulhijah? Ada amalan khusus yang udah disiapin? Cerita dong di kolom komentar!

Posting Komentar