Catat! Jadwal Puasa Sunnah Juni 2025: Tasyrik & Ayyamul Bidh, Jangan Kelewatan!

Table of Contents

Jadwal Puasa Sunnah Juni 2025 Tasyrik Ayyamul Bidh

Bulan Juni 2025 jadi momen spesial buat umat Islam karena bertepatan dengan datangnya bulan Dzulhijjah dan Muharram dalam kalender Hijriah. Bulan Dzulhijjah ini adalah bulan pamungkas, bulan kedua belas sekaligus penutup tahun Hijriah. Nah, begitu Dzulhijjah usai, kita langsung disambut sama bulan Muharram yang merupakan bulan pertama di tahun baru Hijriah.

Pemerintah Indonesia, lewat Kementerian Agama (Kemenag), sudah menetapkan bahwa 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah itu jatuh pada hari Rabu, 28 Mei 2025. Penetapan ini bukan sembarangan lho, ini adalah hasil dari sidang isbat yang serius banget. Sidang isbat itu digelar di Auditorium H.M Rasjidi Kantor Kementerian Agama di Jakarta pada hari Selasa, 27 Mei 2025.

Keputusan sidang isbat ini punya banyak fungsi, salah satunya buat menentukan kapan Hari Raya Idul Adha bakal dirayakan. Tapi, yang nggak kalah penting, penetapan tanggal ini juga jadi panduan buat umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa sunnah. Ada banyak banget puasa sunnah yang bisa dikerjakan di bulan Juni 2025 ini, seperti puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah, puasa Arafah, puasa Ayyamul Bidh, puasa Senin Kamis, sampai puasa di tanggal 1 Muharram.

Namun, sebelum buru-buru menjalankan puasa sunnah tersebut, penting banget buat tahu kapan Hari Tasyrik itu tiba. Soalnya, ada hari-hari tertentu di bulan Dzulhijjah yang justru dilarang untuk berpuasa. Pengetahuan tentang Hari Tasyrik ini krusial supaya ibadah puasa sunnah kita sah dan sesuai syariat.

Apa Itu Hari Tasyrik dan Kapan Jatuhnya di Tahun 2025?

Hari Tasyrik itu adalah hari-hari istimewa yang jatuh setelah Hari Raya Idul Adha, tepatnya tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Di hari-hari ini, umat Islam diharamkan atau dilarang keras untuk berpuasa. Kenapa? Karena Hari Tasyrik itu momen buat menikmati hidangan dan bersyukur atas nikmat Allah, terutama dari hewan kurban.

Walaupun nggak boleh puasa, bukan berarti kita santai-santai aja lho di Hari Tasyrik. Justru di hari-hari ini kita dianjurkan banget buat memperbanyak ibadah lain. Misalnya, berdzikir, berdoa, dan tentu saja, menyantap hidangan lezat dari olahan daging kurban bersama keluarga dan tetangga. Ini momen kebersamaan dan berbagi kebahagiaan.

Mengacu pada ketetapan sidang isbat Kemenag, Idul Adha 1446 H akan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025, yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1446 H. Nah, berdasarkan tanggal Idul Adha ini, kita bisa tahu persis kapan Hari Tasyrik di tahun 2025. Hari Tasyrik akan jatuh pada tanggal-tanggal berikut:
* 11 Dzulhijjah 1446 H: Hari Sabtu, 7 Juni 2025
* 12 Dzulhijjah 1446 H: Hari Minggu, 8 Juni 2025
* 13 Dzulhijjah 1446 H: Hari Senin, 9 Juni 2025

Jadi, catat baik-baik tanggal 7, 8, dan 9 Juni 2025 ya. Di tanggal-tanggal ini, jangan sampai ada niat untuk berpuasa, karena memang dilarang dalam syariat Islam.

Jadwal Lengkap Puasa Sunnah di Bulan Juni 2025 Beserta Niatnya

Bulan Juni 2025 ini memang penuh berkah karena ada banyak kesempatan buat nambah pahala lewat puasa sunnah. Selain yang berkaitan langsung dengan momen Dzulhijjah, ada juga puasa sunnah rutin seperti Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh. Berikut adalah detail jadwalnya:

Puasa Dzulhijjah 2025

Puasa Dzulhijjah ini spesial banget, dikerjakan di tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah, yaitu dari tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah. Berpuasa di hari-hari awal Dzulhijjah punya keutamaan yang luar biasa. Hari-hari ini bahkan disebut sebagai hari-hari terbaik di sisi Allah.

Karena 1 Dzulhijjah jatuh di akhir Mei 2025, sebagian hari puasa Dzulhijjah sudah dilaksanakan di bulan Mei. Nah, sisa hari Puasa Dzulhijjah yang masuk ke bulan Juni 2025 adalah:
* Puasa Dzulhijjah hari kelima: Minggu, 1 Juni 2025 / 5 Dzulhijjah 1446 H
* Puasa Dzulhijjah hari keenam: Senin, 2 Juni 2025 / 6 Dzulhijjah 1446 H
* Puasa Dzulhijjah hari ketujuh: Selasa, 3 Juni 2025 / 7 Dzulhijjah 1446 H

Keutamaan puasa di awal Dzulhijjah ini sangat besar. Setiap hari puasa di tujuh hari pertama Dzulhijjah pahalanya konon disetarakan dengan puasa setahun penuh. Jadi, sayang banget kalau dilewatkan, apalagi cuma tinggal tiga hari yang masuk bulan Juni.

Untuk niat puasa Dzulhijjah, bacaannya gampang diingat kok:
“Nawaitu shauma syahri Dzulhijjah sunnatan lillahi ta‘ala.”
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.”
Niat ini bisa dibaca di malam hari sebelum fajar atau di pagi hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Puasa Tarwiyah 2025

Setelah menyelesaikan puasa tujuh hari pertama Dzulhijjah, kita masuk ke hari kedelapan yang dikenal sebagai Hari Tarwiyah. Puasa di Hari Tarwiyah ini juga puasa sunnah yang sangat dianjurkan, dilaksanakan tepat sehari sebelum Hari Arafah.

Jadwal Puasa Tarwiyah di tahun 2025 adalah:
* Rabu, 4 Juni 2025 / 8 Dzulhijjah 1446 H

Keutamaan puasa Tarwiyah disebut dapat menghapus dosa setahun yang lalu. Ini adalah persiapan spiritual sebelum puncak ibadah puasa di Hari Arafah. Jadi, jangan lupa sisihkan waktu untuk berpuasa di hari ini.

Niat puasa Tarwiyah adalah sebagai berikut:
“Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta ala.”
Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta ala.”
Sama seperti puasa sunnah lainnya, niat ini bisa diucapkan di malam hari atau pagi hari sebelum matahari tergelincir, asalkan belum makan atau minum.

Puasa Arafah 2025

Nah, ini dia puasa sunnah yang paling ditunggu-tunggu di bulan Dzulhijjah, yaitu Puasa Arafah. Puasa ini dilaksanakan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah, bertepatan dengan saat jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

Jadwal Puasa Arafah di tahun 2025 adalah:
* Kamis, 5 Juni 2025 / 9 Dzulhijjah 1446 H

Keutamaan Puasa Arafah itu luar biasa besarnya. Disebutkan dalam hadits bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa dua tahun, yaitu setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Bayangin, cuma puasa sehari tapi dosanya diampuni sebanyak itu! Ini menunjukkan betapa istimewanya hari Arafah ini.

Selain puasa, di Hari Arafah kita juga sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir, karena hari Arafah termasuk waktu-waktu mustajab untuk berdoa. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini ya!

Niat puasa Arafah adalah:
“Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta ala.”
Artinya: “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta ala.”
Seperti puasa sunnah lainnya, niatnya boleh dibaca di malam hari atau pagi harinya.

Puasa Ayyamul Bidh Juni 2025

Selain puasa yang berkaitan dengan Dzulhijjah, ada juga puasa sunnah rutin yang bisa dikerjakan setiap bulan Hijriah, namanya Puasa Ayyamul Bidh. Ayyamul Bidh artinya hari-hari putih. Disebut begitu karena pada tanggal-tanggal ini, bulan sedang purnama sempurna sehingga malamnya terang benderang.

Puasa Ayyamul Bidh dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Keutamaan puasa tiga hari setiap bulan ini pahalanya seperti berpuasa setahun penuh, jika dilakukan secara rutin. Ini berdasarkan hadits bahwa setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali.

Nah, di bulan Juni 2025, tanggal 13, 14, dan 15 Dzulhijjah jatuh setelah Hari Tasyrik. Jadi, Puasa Ayyamul Bidh di bulan Dzulhijjah 1446 H ini tidak bisa dilaksanakan di tanggal 13 Dzulhijjah karena masih masuk Hari Tasyrik. Puasa Ayyamul Bidh baru bisa dilaksanakan setelah Hari Tasyrik berakhir.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh di bulan Juni 2025 (untuk bulan Dzulhijjah dan sebagian Muharram) yaitu pada tanggal:
* Puasa Ayyamul Bidh: Selasa, 10 Juni 2025 / 14 Dzulhijjah 1446 H
* Puasa Ayyamul Bidh: Rabu, 11 Juni 2025 / 15 Dzulhijjah 1446 H
* Puasa Ayyamul Bidh: Kamis, 12 Juni 2025 / 16 Dzulhijjah 1446 H

Catatan: Tanggal Ayyamul Bidh di Dzulhijjah 1446 H ini tidak dimulai dari tanggal 13 karena ada larangan puasa di Hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah). Jadi, puasa Ayyamul Bidh baru bisa dimulai di tanggal 14 Dzulhijjah.

Adapun niat puasa Ayyamul Bidh yaitu:
“Nawaitu shauma ayyaamil baidhi sunnatan lillaahi ta’aalaa.”
Artinya: “Aku niat puasa pada Hari-hari Putih, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Puasa 1 Muharram 2025

Setelah bulan Dzulhijjah berakhir, kita memasuki bulan Muharram, bulan pertama di tahun baru Hijriah. Bulan Muharram ini termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan) dalam Islam. Beribadah di bulan ini punya keutamaan tersendiri.

Salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan di bulan Muharram adalah puasa di tanggal 1 Muharram, yang sekaligus merupakan hari pertama di tahun baru Hijriah. Berpuasa di awal tahun diharapkan menjadi awal yang baik untuk menjalani hari-hari selanjutnya dengan penuh ketaatan.

Jadwal Puasa 1 Muharram di tahun 2025 adalah:
* Jumat, 27 Juni 2025 / 1 Muharram 1447 H

Puasa di bulan Muharram, terutama di tanggal 1 dan juga nanti di tanggal 9-10 Muharram (puasa Tasu’a dan Asyura, yang akan jatuh di bulan Juli 2025), memiliki keutamaan besar. Disebutkan bahwa puasa terbaik setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram.

Adapun niat puasa 1 Muharram yaitu:
“Nawaitu shaumal Muharrami lilahi taala.”
Artinya: “Saya niat puasa Muharram karena Allah taala.”

Jadwal dan Niat Puasa Senin-Kamis Juni 2025

Puasa Senin-Kamis adalah puasa sunnah yang rutin bisa dikerjakan setiap minggunya. Puasa ini punya keutamaan karena pada hari Senin dan Kamis amal perbuatan manusia diangkat dan diperlihatkan kepada Allah. Berpuasa di hari tersebut menjadi salah satu cara untuk menyambut laporan amal kita dalam keadaan terbaik.

Namun, seperti disebutkan sebelumnya, di bulan Juni 2025 ada beberapa hari yang bertepatan dengan puasa sunnah lain atau bahkan Hari Tasyrik yang dilarang puasa. Oleh karena itu, kita perlu memerhatikan tanggalnya supaya tidak salah niat atau bahkan berpuasa di hari yang dilarang.

Pada minggu pertama Juni 2025, hari Senin dan Kamis (2 dan 5 Juni) bertepatan dengan Puasa Dzulhijjah dan Puasa Arafah. Niat yang lebih utama adalah niat puasa Dzulhijjah/Arafah. Namun, menggabungkan niat juga diperbolehkan menurut sebagian ulama, dengan niat utama adalah puasa yang spesifik (Dzulhijjah/Arafah) dan niat tambahan puasa Senin/Kamis.

Pada minggu kedua Juni 2025, hari Senin (9 Juni) masih dalam periode Hari Tasyrik, sehingga dilarang berpuasa. Hari Kamis (12 Juni) bertepatan dengan hari ke-3 Ayyamul Bidh Dzulhijjah.

Maka, jadwal puasa Senin-Kamis di bulan Juni 2025 yang tidak bertepatan dengan Hari Tasyrik atau puasa sunnah spesifik Dzulhijjah/Arafah adalah sebagai berikut:
* Puasa Senin: 16 Juni 2025 / 20 Dzulhijjah 1446 H
* Puasa Kamis: 19 Juni 2025 / 23 Dzulhijjah 1446 H
* Puasa Senin: 23 Juni 2025 / 27 Dzulhijjah 1446 H
* Puasa Kamis: 26 Juni 2025 / 30 Dzulhijjah 1446 H
* Puasa Senin: 30 Juni 2025 / 4 Muharram 1447 H

Melaksanakan puasa Senin-Kamis secara rutin punya banyak manfaat, baik spiritual maupun kesehatan. Ini adalah latihan diri yang bagus untuk meningkatkan ketakwaan dan menjaga pola makan sehat.

Adapun bacaan niat puasa Senin-Kamis yaitu:

Lafaz niat puasa sunnah pada hari Senin yaitu:
“Nawaitu shouma ghadin yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Saya niat berpuasa besok hari Senin sunah karena Allah Ta’ala.”

Sementara lafaz niat puasa sunnah pada hari Kamis adalah:
“Nawaitu shouma ghadin yaumal khomisi sunnatan lillahi ta’la.”
Artinya: “Saya niat berpuasa besok hari Kamis sunah karena Allah Ta’la.”

Niat ini sebaiknya diucapkan di malam hari sebelum berpuasa. Kalau lupa dan baru ingat di pagi hari, boleh niat asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.

Rekap Jadwal Puasa Sunnah Juni 2025

Supaya lebih gampang diingat, berikut rekap jadwal puasa sunnah yang bisa kamu catat di bulan Juni 2025:

Tanggal Masehi Tanggal Hijriah Jenis Puasa Sunnah Keterangan
Minggu, 1 Juni 5 Dzulhijjah 1446 Puasa Dzulhijjah Hari ke-5 Keutamaan setara puasa setahun
Senin, 2 Juni 6 Dzulhijjah 1446 Puasa Dzulhijjah Hari ke-6 Keutamaan setara puasa setahun
Selasa, 3 Juni 7 Dzulhijjah 1446 Puasa Dzulhijjah Hari ke-7 Keutamaan setara puasa setahun
Rabu, 4 Juni 8 Dzulhijjah 1446 Puasa Tarwiyah Menghapus dosa setahun lalu
Kamis, 5 Juni 9 Dzulhijjah 1446 Puasa Arafah Menghapus dosa 2 tahun
Jumat, 6 Juni 10 Dzulhijjah 1446 Hari Raya Idul Adha Dilarang berpuasa
Sabtu, 7 Juni 11 Dzulhijjah 1446 Hari Tasyrik ke-1 Dilarang berpuasa
Minggu, 8 Juni 12 Dzulhijjah 1446 Hari Tasyrik ke-2 Dilarang berpuasa
Senin, 9 Juni 13 Dzulhijjah 1446 Hari Tasyrik ke-3 Dilarang berpuasa
Selasa, 10 Juni 14 Dzulhijjah 1446 Puasa Ayyamul Bidh ke-1 Seperti puasa setahun (jika rutin)
Rabu, 11 Juni 15 Dzulhijjah 1446 Puasa Ayyamul Bidh ke-2 Seperti puasa setahun (jika rutin)
Kamis, 12 Juni 16 Dzulhijjah 1446 Puasa Ayyamul Bidh ke-3 Seperti puasa setahun (jika rutin)
Senin, 16 Juni 20 Dzulhijjah 1446 Puasa Senin Amal diangkat ke langit
Kamis, 19 Juni 23 Dzulhijjah 1446 Puasa Kamis Amal diangkat ke langit
Senin, 23 Juni 27 Dzulhijjah 1446 Puasa Senin Amal diangkat ke langit
Kamis, 26 Juni 30 Dzulhijjah 1446 Puasa Kamis Amal diangkat ke langit
Jumat, 27 Juni 1 Muharram 1447 Puasa 1 Muharram Puasa terbaik setelah Ramadhan
Senin, 30 Juni 4 Muharram 1447 Puasa Senin Amal diangkat ke langit

Ingat, jadwal ini berdasarkan penetapan 1 Dzulhijjah 1446 H oleh Kemenag RI. Perbedaan penetapan di daerah lain mungkin saja terjadi, jadi selalu cek kalender lokal atau pengumuman resmi di tempatmu ya.

Menjalankan puasa sunnah adalah cara kita untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menambah bekal pahala. Semoga kita semua diberi kemudahan dan kekuatan untuk meraih keutamaan ibadah puasa di bulan Juni 2025 ini. Jangan sampai terlewatkan momen-momen berharga ini!

Mana nih puasa sunnah yang paling pengen kamu kerjain di bulan Juni besok? Atau ada pengalaman seru waktu puasa Dzulhijjah atau Ayyamul Bidh? Yuk, share di kolom komentar!

Posting Komentar