Ramadhan Sananta Pilih Liga Malaysia: Cari Tantangan Baru, Siap Buktikan Diri!

Table of Contents

Petualangan baru menanti penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta. Ia resmi bergabung dengan DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam yang berkompetisi di Liga Super Malaysia musim 2025/2026. Keputusan ini tentu saja mengejutkan banyak pihak, mengingat Sananta adalah salah satu striker lokal paling menjanjikan di Indonesia. Namun, bagi Sananta, kepindahan ini adalah sebuah langkah penting dalam mengembangkan kariernya dan mencari pengalaman di luar negeri.

Ia ingin membuktikan kualitasnya di panggung yang berbeda dan lebih kompetitif. Tekadnya sudah bulat untuk menghadapi tantangan ini dengan semangat tinggi.

Ramadhan Sananta Liga Malaysia

Awal Mula Petualangan di Negeri Jiran

Sananta bukanlah pesepak bola Indonesia pertama yang mencoba peruntungan di Liga Super Malaysia. Sebelumnya, banyak nama besar telah lebih dulu mencicipi ketatnya persaingan di sana. Sebut saja Saddil Ramdani yang kini membela Sabah FC, atau bahkan Jordi Amat yang menjadi bagian penting dari raksasa Johor Darul Ta’zim (JDT). Kehadiran mereka menunjukkan daya tarik Liga Malaysia bagi pemain-pemain berkualitas dari Indonesia.

Para pendahulu seperti David Laly, Ferdinan Sinaga, Ilham Udin Armaiyn, Evan Dimas Darmono, hingga Andik Vermansah juga pernah memperkuat berbagai klub di Negeri Jiran. Mereka membuka jalan dan membuktikan bahwa pemain Indonesia memiliki kapabilitas untuk bersaing di level tersebut. Kini, giliran Sananta untuk melanjutkan estafet tersebut.

Sananta berharap bisa mengikuti jejak sukses para seniornya dan memberikan kontribusi nyata bagi klub barunya. Keputusannya ini menjadi bukti bahwa pemain-pemain muda Indonesia semakin berani untuk mengambil risiko demi kemajuan karier mereka. Tentu saja, dukungan dari para penggemar akan sangat penting bagi adaptasinya nanti.

Daftar Pemain Indonesia yang Pernah/Sedang Berkarier di Liga Malaysia

Nama Pemain Posisi Klub (Contoh) Tahun (Contoh)
Andik Vermansah Winger Selangor FA, Kedah FA 2013-2019
Evan Dimas Darmono Gelandang Selangor FA 2018
Ilham Udin Armaiyn Winger Selangor FA 2018
Ferdinan Sinaga Striker Kelantan FA 2018
David Laly Winger Felcra FC 2018
Saddil Ramdani Winger Pahang FA, Sabah FC 2019-Sekarang
Jordi Amat Bek JDT 2022-Sekarang
Ramadhan Sananta Striker DPMM FC 2025-

Mengapa Liga Malaysia Menjadi Pilihan?

Bagi Sananta, kepindahan ke Liga Malaysia bukan tanpa alasan yang kuat. Ia mengakui bahwa tantangan di antara klub-klub yang berkompetisi di Liga Super Malaysia sangat tinggi. Kualitas pemain asing maupun lokal di sana dianggap mumpuni, dengan teknik permainan yang bagus dan intensitas yang tinggi. Hal ini menjadi daya tarik utama baginya untuk mengembangkan diri.

“Dorongan saya untuk datang ke sini sebab saya tahu tantangan yang tinggi di antara klub-klub yang berkompetisi di Liga Malaysia,” ujar Sananta, mengutip situs resmi Malaysian Football League (MFL). Ia merasa bahwa Liga Malaysia akan memberikan ujian yang sesungguhnya bagi kemampuannya. Kompetisi yang ketat akan memaksanya untuk terus beradaptasi dan meningkatkan level permainannya.

Sebagai pemain muda berusia 22 tahun, Sananta merasa inilah saat yang tepat untuk keluar dari zona nyamannya. Mencari pengalaman di luar negeri adalah langkah krusial untuk mematangkan mental dan kemampuannya. Ia memiliki kepercayaan diri yang besar untuk mencoba nasib di liga yang berbeda, meskipun harus jauh dari tanah air.

“Mereka memiliki kualitas, dan teknik permainan yang bagus. Ditambah pula umur saya masih muda dan saya harus punya kepercayaan diri untuk keluar dari negara sendiri (Indonesia) dan mencoba nasib di Liga Malaysia,” tambahnya. Keputusan ini menunjukkan ambisi besar Sananta untuk menjadi pemain yang lebih baik lagi di masa depan. Ia sadar bahwa pengalaman internasional akan sangat berharga bagi karier jangka panjangnya.

Ekspektasi di DPMM FC: Mesin Gol Baru?

Sebagai seorang striker, Sananta tentu memikul ekspektasi besar di pundaknya. DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam yang menjadi pelabuhan barunya, pasti membutuhkan jasanya untuk menjadi mesin gol utama di lini serang. Kemampuan Sananta dalam mencetak gol sudah terbukti di Liga 1 Indonesia, dan kini ia harus membuktikannya di Malaysia. Target utamanya adalah membantu klub meraih hasil terbaik dan menembus papan atas Liga Super.

“Saya ingin mencoba sesuatu yang baru di sini dan sebagai penyerang, saya ingin bantu kelab ini (DPMM FC) dengan lebih baik,” ujar kolektor lima gol dari 13 penampilan bersama Timnas Indonesia tersebut. Ia bertekad untuk segera beradaptasi dengan gaya bermain tim dan rekan-rekan barunya. Mencetak gol adalah tugas utama seorang striker, dan Sananta siap mengemban tanggung jawab itu.

Sejauh ini, Sananta menjadi satu-satunya pemain asing yang akan memperkuat posisi striker di DPMM FC. Ia akan ditemani oleh striker lokal seperti Hariz Danial, serta nama-nama winger potensial seperti Hakeme Yazid Said dan Naziruddin Ismail. Kolaborasi dengan para pemain ini akan sangat penting untuk membangun kekuatan lini serang yang solid. Tekanan untuk segera nyetel dengan tim dan menunjukkan performa terbaiknya pasti akan ada, namun Sananta terlihat siap menghadapinya.

Jejak Karier Sananta: Dari Makassar ke Solo, Kini ke Brunei

Karier Ramadhan Sananta di panggung Liga 1 Indonesia telah menarik perhatian banyak pecinta sepak bola. Namanya mulai mencuat saat memperkuat PSM Makassar. Pada musim BRI Liga 1 2022/2023, Sananta menunjukkan performa gemilang dengan mencatatkan total 11 gol dan 2 assist dari 24 pertandingan. Kontribusinya yang krusial tersebut turut membawa Juku Eja meraih gelar juara liga di akhir musim. Momen itu menjadi puncak karier awalnya yang begitu membanggakan.

Setelah sukses bersama PSM, Sananta memutuskan untuk bergabung dengan Persis Solo. Namun, catatan statistiknya mengalami sedikit penurunan di klub barunya itu. Pada musim pertamanya, striker Timnas Indonesia ini mengukir 8 gol plus 1 assist dari 23 laga di Liga 1 2023/2024. Meskipun tidak seproduktif di PSM, Sananta tetap menjadi andalan di lini depan Laskar Sambernyawa. Ia berjuang keras untuk terus memberikan yang terbaik bagi tim.

Memasuki musim terakhirnya di Persis Solo, performa gol Sananta memang sedikit menurun, ia hanya sanggup membukukan lima gol plus dua assist dari 30 laga. Meski demikian, kemampuan dan potensi yang dimilikinya tetap diakui. Hal ini terbukti dari panggilan yang terus datang dari skuad Garuda, terutama di era pelatih seperti Patrick Kluivert, yang menunjukkan bahwa ia tetap masuk dalam radar tim nasional. Konsistensi dalam performa akan menjadi kunci baginya di DPMM FC.

Karier Ramadhan Sananta

mermaid graph TD A[Akademi PPLP Riau] --> B[PSM Makassar 2022-2023]; B -- Juara Liga 1 --> C[Persis Solo 2023-2025]; C -- Cetak Gol & Dipanggil Timnas --> D[DPMM FC (Liga Super Malaysia) 2025-]; D -- Harapan Baru --> E[Buktikan Diri di Level Internasional];

Potensi dan Masa Depan Sananta di Malaysia

Kepindahan Ramadhan Sananta ke Liga Super Malaysia membuka babak baru dalam kariernya. Ini adalah kesempatan emas baginya untuk membuktikan bahwa ia bukan hanya striker lokal biasa, tetapi juga pemain yang memiliki mentalitas dan kualitas internasional. Adaptasi menjadi kunci utama. Sananta harus cepat menyesuaikan diri dengan gaya bermain, rekan satu tim, serta lingkungan dan budaya sepak bola di Malaysia. Tantangan bahasa mungkin tidak terlalu besar, tetapi perbedaan taktik dan intensitas pertandingan bisa menjadi pelajaran berharga.

Jika Sananta mampu menunjukkan performa impresif di DPMM FC, ini bisa menjadi batu loncatan yang sangat baik untuk kariernya. Liga Super Malaysia sering menjadi panggung bagi para pemain untuk menarik perhatian klub-klub dari liga yang lebih besar di Asia, atau bahkan Eropa. Konsistensi dalam mencetak gol dan kontribusi positif bagi tim akan membuka banyak pintu. Ini adalah peluang baginya untuk membuktikan dirinya sebagai striker papan atas Asia Tenggara.

Dampak dari kepindahan ini juga akan terasa pada posisinya di Timnas Indonesia. Bermain di liga yang kompetitif di luar negeri dapat meningkatkan kualitas permainannya secara keseluruhan, membuatnya semakin matang dan siap menghadapi persaingan di level internasional. Patrick Kluivert dan staf pelatih Timnas pasti akan memantau terus perkembangannya. Semoga Sananta bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan membawa nama harum Indonesia di kancah sepak bola Malaysia.

Cuplikan Gol-Gol Terbaik Ramadhan Sananta

Untuk melihat beberapa aksi memukau dari Ramadhan Sananta saat membela klub sebelumnya, kalian bisa menonton kompilasi gol-golnya di YouTube. Ini akan memberikan gambaran tentang kemampuan Sananta yang membuatnya menjadi incaran klub luar negeri.

Catatan: Ganti ‘XXXXXX’ dengan kode video YouTube yang relevan dengan Ramadhan Sananta, misalnya kompilasi gol atau highlight pertandingannya.

Bagaimana menurut kalian tentang keputusan Ramadhan Sananta untuk berkarir di Liga Malaysia? Apakah ini langkah yang tepat untuk kemajuan kariernya? Yuk, bagikan pendapat dan harapan kalian untuk Sananta di kolom komentar di bawah!

Posting Komentar